Tatkala itu, langit berangsur kelabu. Awan-awan mulai berkabung, disusul burung-burung hitam yang bernaung. Kemudian pohon-pohon pun mulai bersuara sendu, mengembalikan dahannya pada batang yang sudah lama membisu.
Aku. Tersenyum. Ragaku seolah menjadi rapuh, satu persatu, di dalam naung yang tak berujung. Untung, aku belum tiada. Untung aku masih mampu menngenali suara. Untung aku baik-baik saja. Tetapi sayangnya, aku baik-baik saja hanya dengan separuh cerita yang sebelumnya hilang, terkubur di antara puing-puing asa.
Gresik
09-01-2026
Tidak ada komentar:
Posting Komentar